04 August 2005

Kampus Depok

Tahun 1987, semester ganjil, akhirnya kampus Depok siap dipakai. Untuk sebagian besar angkatan 84, berarti hanya tinggal 1 semester kuliah atau istilahnya 'pra-stage'.

Sarana transportasi, selain bus & kendaraan pribadi, mahasiswa/i bisa ke kampus naik kereta Jabotabek. Kereta pagi hari untuk pergi ke kampus biasanya kereta diesel yang relatif baru. Kondisinya bagus and bersih. Tapi pulang kuliah, biasanya kereta listrik. Kadang harus berbagi tempat dengan bawaan penumpang lain, misalnya ternak ayam!

Ada satu mata kuliah pra-stage, dimana sang dosen pada kuliah pertama dengan tegas mengumumkan bahwa tidak ada toleransi untuk masuk kuliah terlambat. Artinya kalau terlambat, berarti tidak boleh masuk kuliah. Namun pada suatu hari, kereta ke Depok terlambat, berarti kami terlambat untuk mata kuliah itu. G masuk kelas, cuek aja... Sang dosen bilang, "Bukankah sudah saya bilang kalau terlambat tidak usah masuk?!".
G jawab, "Tapi keretanya terlambat, Mbak!".
Belum sempat sang dosen menjawab, dari pintu depan asistennya masuk ... terlambat karena satu kereta, kemudian serombongan mahasiswa lainnya.......
Sang dosen terpaksa harus mentolerir keterlambatan karena PJKA....

0 Comments:

Post a Comment

<< Home