19 February 2015

Gugling Nama Temen

Kemarin iseng chatting sama Ratih Ibrahim karena pas buka gambar profil di WA-nya ada foto dia diwawancara oleh Tempo. Katanya itu foto dibuat karena Tempo wawancara beberapa alumni PrasMul yang public figure.

Nyambung ke obrolan itu, beberapa tahun lalu Hin Tjun gugling beberapa temen seangkatan di Psy 84. Hasilnya bisa dilihat di <<Please deh gugling sendiri. Jangan males ah>>. Ini link tulisan dia http://psychoui84.blogspot.com/2005/08/have-you-googled-your-name-lately.html Kalau lihat tulisan itu ternyata dibuat 10 tahun lalu.

Lalu iseng-iseng gugling Ratih dan klik bagian image. Keluarnya foto-foto Ratih. Lebih iseng lagi gugling nama Uma Parwati. Gak tau kenapa hasilnya bikin perut mules. Cekidot deh.


Ini bukan editan. Tapi screen shot dari mbah gugeul. Kok ada Sexual Healing-nya? Pis ya Wati.


Tahun Baru Cina 2015 - Tahun Kambing



Buka blog ini selalu saja bertepatan dengan tahun baru Imlek. Apa sebutan yang tepat tentang Tahun Baru  Cina 2015 ini  "Tahun Baru Imlek" , "Tahun  Baru Imlek Kambing",  "Tahun Baru Cina" atau "Hari Raya Imlek"?

Katanya sekarang kita masuk ke Tahun Kambing. Ngutip dari situs Tempo -- Apa makna tahun kambing pada Imlek kali ini? Ahli fengshui dan grafologi Indonesia, Ferry Wong mengatakan tahun kambing akan dimulai pada 19 Februari 2015 mendatang.

Menurut dia, kambing diasosiasikan dengan kasih sayang dan rasa berbakti serta sifat-sifat penting yang diagungkan oleh cendekiawan masa lalu.

Jadi kalau merayakan hari palentin kira-kira cocoklah. Kagak ada hubungannya. Halah!



Posted via Blogaway


27 December 2009

Pindah Blog ke brotmarkombrot.multiply.com

Beberapa tahun saya pakai blogspot untuk blogging. Mau nulis apa aja sekenanya lumayan enak. Soalnya siapa yang mau ngelarang kita nulis di tempat kita sendiri kecuali melanggar hak-hak pribadi orang lain.

Tapi kalau melihat tampilannya, saya nggak terlalu suka dengan theme dari Blogspot. Emang ada free template yang bisa didownload di beberapa website. Sayangnya saya lebih sering pusing ketimbang nemu template yang saya suka. Mungkin juga karena rada gaptek maka saya mutung dari percobaan install template. Apalagi susah buat pasang foto.

Pernah saya coba pake Wordpress. Lebih rapi dan sistematis. Saya kembali terhambat ketika mesti import artikel dari blogspot saya. Mau coba multiply juga batal. Menunya kurang user friendly.

Masalah user friendly mirip dengan ketika pindah dari satu merk HP ke merk lain atau dari satu merk kamera ke merk lain. Butuh penyesuaian dulu. Akhirnya setelah kemarin iseng-iseng lihat jeroan Multiply - saya mulai tertarik. Multiply memungkinkan import dan export dengan beberapa website lain spt Facebook, Flickr, Picasa, TypePad dsb. Dengan Blogspot pun bisa saling update. [Buat apa juga pakai dua blog? Suatu hari yang satu akan saya hapus]. Foto pun mudah dipasang dan diimport dari Flickr dan Facebook.

Repotnya.. ketika kita punya beberapa blog dari Blogspot yang digunakan untuk beberapa tujuan berbeda - semua artikel itu kepaksa masuk ke Multiply kita. Yah, perlu sedikit kerja keras untuk menghapus. Begitu pula bila kita jadi kontributor di Blog teman yang pakai Blogspot - makan tulisan di blog tersebut juga terbawa. [Kecuali ada yang tahu cara menghindarinya?]

So... saya mulai pake BROTMARKOMBROT.MULTIPLY.COM menggantikan blog yang lama.

26 December 2009

Update Status FaceBook

Saya join Facebook [=FB] hampir setahun. Dengernya sih udah lama. Tapi belum ngerti FB itu untuk apa. Dulu cuma beranggapan kalau FB itu sama dengan Friendster dan yang sejenis. Layanan social networking kan juga banyak. Misalnya TAG dan Hi5.

Ada yang bilang FB itu beda. Memang beda sih. Tapi siapa yang peduli. Sebagian orang ikut-ikutan karena wabah saja. Setidaknya itu orang model saya dengan karakter cohort yang berbeda dengan anak-anak sekarang.

FB jadi menarik karena membuat kita membaca update status yang seliweran setiap hari. Ada orang yang tiap jam ganti status, marah-marah sama pacarnya, nyumpah karena boss nyebelin, menumpahkan passion yang terpendam, bicara politik dan lain sebagainya. Pertanyaannya - apakah orang-orang yang jadi obyek status itu join FB juga atau tidak; dan bagaimana kalau mereka membaca?

Salah satu contoh status aneh saya baca cari sebuah blog dengan kalimat kira-kira berbunyi,"Papa, maafin Mama semalam ya. Nanti malam Mama janji akan bla bla bla deh."

Emang rada sinting. Ketika si Mama itu ditanya apakah si Papa punya FB, jawabnya TIDAK. Gubrak.. Jadi apa maksudnya yah?

Diluar cerita di atas, saya mau cerita salah satu status yang bikin saya ketawa hari ini yaitu dari Revo. Silahkan baca.

Kompetisi antar Vampir.

Vampir 1: Kamu lihat desa di bawah itu? Dalam 3 menit, darah mereka sudah saya hisap. WUSS. Dalam 3 menit si Vampir kembali kembali dengan wajah berlumuran darah.

Vampir 2 [gak mau kalah]: Kamu lihat kota di bawah sana? Dalam 2 menit seluruh manusia di kota itu akan saya sedot darahnya. WUSS. Dalam 2 menit si Vampir kembali dengan wajah berlumuran darah.

Vampir 3 tanpa ngecap langsung terbang secepat kilat ke bawah. Yang penting action. Jangan cuma omong doang. Dalam 1 menit dia sudah kembali dengan muka penuh darah. Dia bertanya pada teman-temannya: Kamu lihat tiang listrik dibawah sana? Gua GAK LIHAT.

[Saya ketawa NGAKAK sambil bayangin wajah si Revo itu. Lucu tenan. Biar pada tahu kaya apa tampangnya, tuh gua pasang di atas. Dia ultah hari ini. MET ULTAH Vo.]

Source http://brotmarkombrot.multiply.com

19 November 2008

In pursuit of happiness


the other day I was having lunch at a food court at a mall,
there was a couple next to me,
the guy is in his 30s, I guess,
the woman in her 50s,
apparently the guy is a 'multi-level marketer',
trying to recruit the woman, who seems to be interested.

I can't help to overhear his 'presentation',
here's the summary of the guy's message:
by selling these products through multi-level marketing, you will be:
- rich, and if you want to, 'most probably', you will be filthy rich
- the money you earn will be several times more than university graduate who work in the office/factory/whereever
- and because you sell through your downline (is that the word?), you will not be exhausted, thus you will maintain your health
- and unlike those people who work all the time, and have no time for their family (hm...is he talking about me?), you will also be able to watch your children grow up

in short, you will be happy, wealthy, healthy, and wise
oh...what we wouldn't give to get all those...

then I remember a newspaper article about happiness,
but is happiness is that important?

what do you think?