Rawamangun
Waktu pertama kali kuliah, selama 3 tahun, kuliahnya di kampus Rawamangun, di lantai 3. Bangga juga rasanya kuliah di kampus rawamangun, meski gedungnya tidak setua kampus Salemba, namun ada suasana kampus yang kondusif untuk kuliah. Selain kantin di lantai dasar dengan menunya "nasi senat", mahasiswa/i bisa ke fakultas sastra, makan di "bonbin". Beberapa mahasiswa/i tinggal di hostel, antara lain Bambang Junaedi. Lely, yang dari Bandung, kost di rumah tidak jauh dari kampus.
Di kampus ini juga pernah diadakan "music corner", dimana temannya Yan main gitar electric dengan metode tapping. Entah siapa namanya, mungkin Yan atau Markus masih ingat. Seingatku waktu itu kita lagi main gaple di kelas, lalu buru2 turun untuk lihat 'ksatria bergitar' itu.
Di kampus ini juga pernah diadakan "music corner", dimana temannya Yan main gitar electric dengan metode tapping. Entah siapa namanya, mungkin Yan atau Markus masih ingat. Seingatku waktu itu kita lagi main gaple di kelas, lalu buru2 turun untuk lihat 'ksatria bergitar' itu.

1 Comments:
Tjun. Itu pertarungab antara Existensialisme vs Eksperimentalisme.
Post a Comment
<< Home